Rabu, 18 Mei 2016

Balada 25 September 2015
Oleh sukmawati

Saat matahari mulai terbenam
Ketika suara adzan berkumandang
Semua terasa hening
Semua melangkah menuju masjid itu
Menjalankan ibadah wajibnya
Meminta kepada yang Maha Kuasa
Memohon dengan hati yang bersih
Agar mengampuni segala dosanya
Sesaat terasa hening menyelimuti
Satu dua orang mulai bangkit
Meninggalkan masjid
Setelah doanya selesai di panjatkan

Aku menunggu di serambi
Menanti seseorang muncul di balik pintu
Dan
Akhirnya aku melihatnya
Dia berjalan menghampiriku
Dengan tatapan mata yang lain dari biasa
Dengan tatapan mata yang tajam
Mengarah kepadaku
Dengan wajah yang penuh dengan kecemasan
Dengan tingkah laku yang berbeda
Terlihat ada sesuatu yang di tutupinya
Bibir itu seakan terkunci rapat untuk bersuara
Hanya tatapan mata
Yang mampu menjelaskan

Kau menggenggam tanganku kuat
Berjalan menyusuri jalan
Menuju suatu tempat
Di tengah pusat kota
Di bawah bulan dan bintang
Kau menghentikan langkah
Di tengah kerumunan orang
Kau melepas genggaman tangan
Berbalik badan menatapku
Mata itu seakan berbicara
Mengungkapkan isi kalbu

Aku hanya diam
Tak ada kata yang terucap
Menatapnya penuh arti
Kedua pasang mata bertatap
Seakan mengetahui maksud di balik ini
Tak peduli orang
Kau tetap menatapku dalam-dalam
Mulut yang terkunci itu
Mulai terbuka dengan sendirinya
Kata demi demi kata kau ucapkan
Dengan hati yang bergetar
Dengan suara yang bergetar
Kau mengucapkan sebuah kalimat
Bismillahirahmanirahim
Aku mencintaimu karena Allah

Di bawah sinar bulan
Yang menerangi
Tampak jelas wajahmu
Tersenyum lega manatapku
Sebuah perasaan dari hati
Terungkap sudah
Aku memulai kata-kataku
Dengan menatap mata itu
Sebuah ketulusan terlukis disana
Sebuah kalimat aku ucapkan
Dengan kalimat yang sama
Hari itu
Jumat, 25 September 2015


Tidak ada komentar:

Posting Komentar